sesungguhnya pahlawan

Setiap langkah yang kita lakukan saat memulai hari hingga saat menutup mata tak lepas dari bantuan orang lain. Tak bisa dipungkiri sosok keluargalah yang menjadi pahlawan terdekat dalam hidup kita.

Tidak usah berpikir terlalu jauh, ingatkah dirimu dengan nama yang kamu sandang saat ini? Siapakah yang memberikan nama itu? Adakah yang diberi nama oleh sosok yang tak dikenalnya? Seseorang dapat diingat tidak hanya karena rupa..namun nama. Seseorang dapat di catat di buku sejarah dengan namanya. Akte kelahiran dibuat dengan nama. Lalu siapa yang memberi nama itu? Keluarga…

Namun, acap kali kita lupa. Kita menyombongkan gelar yang ada di belakang atau di depan nama kita kepada alam semesta tanpa ada rasa sedikit terimakasih kepada keluarga yang telah menggenggam tangan kita saat kita belajar untuk berjalan di atas tanah di muka bumi ini. Ingatlah, seorang insinyur dapat menjadi insinyur tidak hanya karena pendidikan formal yang telah dia tekuni, tetapi karena suapan-suapan semangat dan ajaran hidup dari keluarganya.

Pernahkah anda merasa tak ada yang mengerti anda? Lalu kepada siapakah anda keluhkan hal ini?

Tuhan tentu saja merupakan pahlawan dari segala pahlawan. Keluarga adalah perpanjangan tanganNya. Lalu selain itu? Siapakah yang menangis saat dirimu berada di jalan yang salah selain keluargamu? Sahabat tentunya.

Orang bijak berkata “You can’t choose your family but you can choose your friend to be your family”. Kepahlawanan acap kali hanya diperuntukkan kepada orang yang tak kau kenal lalu menolongmu di saat gentingmu. Tapi tak hanya itu kawan. Lihatlah sahabatmu yang terkadang kau rasakan amat cerewet dan bawel. Saat kau berada dijalan yang salah, ditariknya engkau kembali ke cahaya putih yang lembut. Tapi, pernahkah kau berterimakasih padanya? Acapkali yang terjadi adalah saat dia melakukan kesalahan, dirimu marah dan mengatakan bahwa dia bukanlah sahabat yang setia.

Saat dirimu ingin berlari dari dunia ini, dan merasa bahwa dirimu adalah makhluk tersial di muka bumi ini, cobalah lihat sudut di pasar raya itu. Lihatlah, sebuah keluarga kecil yang memiliki bayi dengan kepala besar atau orang menyebutnya dengan penderita hydrocephalus. Lihatlah dalam keadaan kumal, mereka terus bertahan tanpa merutuki diri dan menyatakan bahwa mereka adalah makhluk tersial. Lihatlah anak-anak kecil yang berlari dan tertawa dengan mata yang tidak sempurna namun memiliki jiwa yang bersinar di depan sari anggrek itu.

Tersayatkah hati anda?

Munculkah inspirasi anda?

Maka berterimakasihlah kepada Tuhan.

Karena tanpa anda sadari, mereka telah menjadi pahlawan untuk hati anda yang lupa untuk bersyukur kepadaNya.

Lalu, masihkah anda menggunakan mesin pencari untuk mengetahui apa arti pahlawan itu? Ingatlah “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”

Kepahlawanan tidak hanya datang dari atas langit

Bak  supermen yang terbang untuk menolong sesama

Kepahlawanan pun datang pada bagian bumi yang lain

Ibarat lumpur yang merendam ganggang dan bertransformasi menjadi minyak bumi…

Pahlawan ada dimanapun..dia menjadi bahan bakar semangat jiwa-jiwa yang layu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s