kenapa 2016 obsesiku adalah Austria.. ?

 

 

 

 

oke..

mungkin bagi kalian gak penting.. ya namun suka suka aku dong mau buat apa di blog ini, toh ini kan blognya aku.. :p

aku akan cerita apa motivasiku ingin sekali tinggal di Austria

kalau bisa di Wina (ibukota negara  Austria)

1.karena aku engineer… maka selain jepang dan jerman.. kota ini adalah kota yang penting bagi seorang engineer terutama teknik elektro. Di PLTA Padang saja, komponen-komponen kelistrikannya berasal dari Austria (sayang, waktu kami berkunjung ke sana kami tidak di perbolehkan mengambil photo) aku bosan.. banyak sekali kawan ku yang ingin pergi ke jepang dan Jerman.. hmm aku tidak suka sesuatu yang sama..

maka aku memilih Austria.. ya itu motivasi terkuatku aku ingin berbeda dari yang biasa maka aku ingin s2 ku di Ausstria

2. Austria merupakan negaranya Albert einstein, Beethoven, Mozart etc..

sebagai pecinta sejarah.. negara ini banar-benar menarikku untuk menulusuri jalan-jalannya..aku ingin melihat bagaimana negara tokoh-tokoh besar ini berjalan sehingga menghasilkan orang-orang besar

3. Aku tidak punya keluarga satupun di Austria…

di Jepang, di Australia, di Amerika, di Prancis, di Malaysia etc

keluarga besarku ada yang menempuh pendidikan di negara tersebut .. bahkan om ku menetap di Australia..dan abangku di Malaysia

sudah ku katakan..aku tak ingin sama..

aku selalu ingin menjadi pelopor..

maka aku memilih ke negara yang tak pernah terlintas oleh mereka untuk di jadikan tempat belajar

4. aku ingin berdakwah. di Austria, penduduk muslimnya cuma 4 %.

aku ingin berdakwh.. ya aku ingin menembus pertahanan-pertahanan mereka sampai titik darah penghabisanku…

5. ya.. aku harus mengakuinya… aku ingin lari dan menghilang dari kerumunan orang-orang yang aku kenal..

dulu alasanku kuliah di Padang salah satunya adalah.. untuk keluar dari sistem manajemen pendidikan dan pemerintahan yang bobrok di Bengkulu…

dan itulah.. aku ingin ke Austtria.. meniti karir di kota yang tak ada satupun orang yang mengenalku.. membangun jaringan sendiri yang di mulai dari titik 0. itulah konsekuensi.. keluargaku memberiku nama fadilla yang artinya keutamaan.. maka konsekuensi dari nama itu.. secara egoisnya aku ingin menjadi yang utama..

6. Austria.. tempat aku berpikir.. ya..

entah pada tahun 2016 aku sudah menikah atau belum..

aku akan tetap ke Austria (InsyaAllah) dengan segenap jiwaku..

setelah pulang.. baru aku berpikir lagi tentang ini.

Advertisements

4 Comments

  1. karyo

    bagus. Anda hbat bnget. hanya tentu ada bedanya cita dan angan tu. bukan dari tingginya tapi dari niat untuk meraihnya. semoga anda dapat meraih mimpi anda. Amin ya Rabb…..

  2. karyo

    ingatkah kau Ali bin Abi Tholib KW sangat takut terhadap 2 hal :
    1. Nafsu
    2. Panjang lamunan
    semoga tulisan diatas bukan termasuk keduanya. amin….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s