nyasar..selalu


sabtu, 18 desember 2010
adalah hari resepsi pernikahan aband sepupuku.. bang eji..
resepsi dilakukan di payakumbuh..
pada hari itu seluruh keluarga ku berkumpul.
mereka datang dari jakarta, bogor, australia, bandung,
sementara aku,,
nyaris nyaris saka aku tak datang…
kewajiban untuk menghadiri kuliah membuatku hampir tak bisa datang ke acara itu.. pada hari itu.. ada dua rapat yang harus aku hadiri pula..
al-hasil aku baru berangkat dari padang jam 5 sore..

dengan menggunakan travel yang mangkal di depan basco grandmall
aku berangkat menuju payakumbuh..
dahsyat memang..
aku lupa tepatnya di mana tempat resepsi pernikahan yang notabenenya rumah ma’dangku..
tapi berhubung waktu sampe ke payakumbuh masih 3 jam lagi.. aku habiskan waktu yang masih terang dengan membaca buku..
tapi apa.. rasanya menyebalkan sekali.. seorang bapak-bapak duduk disampingku… dengan sangat dekat denganku.. ingin marah aku rasanya..
aku sudah menegurnya untuk bergeser.. tapi dia seolah tak mendengar perkataanku..
aku pun mengaji ..
dia hanya menoleh sekilas..
namun dia tidak beranjak juga..
waw…
aku pun menaruh tasku sebagai hijab..
lalu aku memperhatikan jalan sore itu…
tibalah jam 7…
setelah bosan.. aku pun bertanya..
si bapak mau kemana.. ternyata tujuan kami sama..
bapak itu ternyata purnawirawan TNI dan sangat mengagumi pemerintahan Soeharto dan Soekarno dan tidak menyukai pemerintahan SBY yang dia bilang “melempem”
ya.. berhubung orang TNI maka aku tanya saja pandangan-pandangan dia mengenai politik saat ini
menurutnya.. caln presiden yang terbaik adalah prabowo..

lalu aku bertanya padanya
kisah apa yang tak bisa dia lupa selama menjadi TNI.,
wawdan tahukah anda.. ternyata dia ikut berada dalam peperanga di timor timur..

stelah habis perbendaharaan alias habis topik untuk dibicarakan.. aku memutuskan untuk pura2 tidur..
dan ternyata aku beneran tertidur…
lalu tiba-tiba bapak itu bangunkan aku
“dek..dek udah di payakumbuh”
walah aku tentu saja kaget..
dan sedikit keda;.. ternyata di travel itu orang sudah sedikit.. namun tetap saja bapak itu duduknya dekat sekali denganku…kesal sekali aku
lalu dia bertanya.. “adek turun dimana”
aku yang lupa di mana tempat ma’dangku berkata..
“di pasar”

lalu sampailah di pasar..
waaw… udara cukup dingin.. sementara itu waktu telah menunjukkan pukul 9 malam..
dan aku tegak berdiri sendiri di pasar.. lalu orangtuaku menelepon.. dan aku di jemput..
namun karena masih berada dibawah pengaruh bangun tidur maka aku bingung juga untuk mendeskripsikan dimana aku berdiri..
namun
eng ing eng..
aku melihat lampu Ramayana berkilau cemerlang di dingin malam..
lalu aku meminta untuk di jemput di depan ramayana yang aku pikir dekat dari dudukan semula ku…
setelah menutup telepon..

aku kaget.. Waks!!!! ternyata jauh!!!! lebih dari 500 meter rupanya..
alhasil berjalanlah aku sendiri di malam hari yang dinginnya cukup untuk menusuk tulang..
hahah

dan ini sering terjadi
kapan ya aku berhenti nyasar..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s