renungan di suatu sore

jantungmu tak tentu lagi detaknya dan tak dapat engkau rasakan dengan jelas…

raut mukamu menjadi berlipat-lipat pada  hal yang baru saja engkau temui…

kau jambak rambutmu sendiri

“tidaak! ini tidak adil! aku tidak pantas mendapatkannya!”

engkau marah.. namun tak jelas marah pada siapa…

“apa ini? sialan!! tidak sepantasnya aku dapat nilai ini! si a lebih bodoh dariku saja dapat nilai A.. ah tidak bisa dipercaya.,,, apa salahku dengan dosen itu?! dunia sangat tidak adil!”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

seperti digambar itu,,, engkau ingin menangis seseras-derasnya di bawah curahnya hujan dan berteriak sekencang-kencangnya sampai suaramu putus..

smua terasa tidak adil bagimu.. padahal engkau merasa telah rajin

engkau merasa telah menguasai pelajaran itu.,.

tapi apa yang di dapat E..

engkau merutuk keadaan.. engkau mengutuk dan mengumpat dosen tersebut…

engkau menangis dan frustasi…..

namun cobalah engkau merenung…

 

apakah air matamu dapat dijadikan inverter? membalik nilai E mu menjadi A?

apa umpatan-umpatanmu kepada dosen yang engkau rasa telah berlaku tidak adil kepadamu dapatmengubah takdir mu itu??

 

kawan… mari merenung…

 

ambillah cermin yang kau punya,,,

biarpun cermin yang engkau punya hanya sebesar lingkaran peruncing /rautan.. cobalah berkaca….

 

seandainya dosen tersebut memberimu nilai A..

apakah kamu merasa nilai itu pantas untukmu?

coba pertanyakan hatimu yang terdalam

hatimu yang jernih yang terletak di dasar bulir-bulir urat dan darah itu…

lihat dirimu,,,

engkau sibuk mengumpat keadaan,,,

namun lupa untuk mengambil hikmahnya..

 

sebenarnya engkau kecewa dan malu,,, namun engkau berusaha mencari korban penyalahan atas kekecewaanmu..

 

hei kawan…

mari berubah,,,

bukankah kau beruntung?

anggaplah dosen yang memberimu nilai E itu sangat menyayangimu,, bisa saja kini kau mendapat nilai E namun kedepannya pemahamanmu jauh di atas mereka yang mendapat nilai A!

 

tetaplah positif thinking dalam menjalani kehidupanmu…

roda itu berputar… dan kita tau itu..

teruslah berkembang.. karena alam semesta pun terus mengembang..

untuk apa berhenti berkembang hanya karena ketidakpuasanmu?

 

malah jadikanlah ini titik balikmu untuk menggapai kesuksesan..

 

bukankah setiap kurva itu memiliki titik puncak…?

kini kau berada di titik puncak minimum…

namun teruslah berusaha menggapai titik puncak maksimum yang tidak berhingga..

 

saat kau jatuh lagi…merenunglah kembali..

karena dibalik kesulitan itu ada kemudahan..

dibalik kesulitan itu ada kemudahan..

 

jangan hanya karena nilaimu jatuh..

kau melupakan indahnya ilmu…

indahnya menikmati ilmu dan merasipanya serta mengalirkannya ke akson-akson dan dendrit-dendrit di otakmu..

 

jangan… jangan hanya karena kau ingin terlihat lebih pintar dari yang lain kau berlaku curang lalu mencontek

lalu menjilat…

jangan kawan…

sesuatu yang dimulai tidak baik akan berakhir dengan tidak baik.. ya ku yakin kau tau itu…

 

tetaplah positif thingking dan menarik aura positif serta menyebarkannya ke seluruh langit dan bumi..

karena ilmu itu indah..

dan bukankah sesuatu yang dicapai dengan bersusah payah akan terasa sangat indah ktika kita mencapainya?

teruslah bersemangat,,,karena semangat dapat meradiasi ke alam semesta..

terus berusaha

terus berdoa

dan positif thinking

dan akan kau rasakan

indahnya ilmu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*renungan di suatu sore

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s