berbaris kata buat ijul

bukan abang kakak atau uda..

tapi cukup ijul saja..

rambutnya yang keriting

mengingatkanku pada rimbunnya pohon.. padahal suer.. dulu rambutnya lurus..

jangan panggil uda.. cukup ijul saja..

karena baginya ijul adalah panggilan sayang…

tapi dampaknya aku yang sering di cap tidak sopan ama orang

karena memanggil saudara TUA dengan sebutan nama saja

cukup ijul saja..

satu satunya anak lelaki yang dimiliki oleh papa mama..

dulu sewaktu dia ada di sampingku..

dia selalu bisa buat aku tertawa sampai sampai aku tersedak karena tertawa sambil minum..

cuma ijul saja.. yang bisa membuat aku selalu merasa kalah ..

cukup ijul saja… yang dulu menembak ku dengan senapan angin dari belakang cuma karena “iseng”

teringat waktu kecil.. sering bermain smack down

teringat waktu kecil.. saling patungan buat beli majalah “Bobo”

teringat waktu kecil saling bahu membahu mengecat kamar.. dengan takaran,, cat di kamar ijul lebih kental sedangkan di kamarku lebih cair :p

teringat waktu kecil jika jari jempol atau jari kelingking.. dia ulurkan dan dia tarok di hidungnya,, akan buat aku menangis karena sebal..

 

aku selalu bangga padanya..

dia adalah pahlawan yang telah menyelamatkan nyawaku ketika tragedi gempa 4 juni 2000 yang persis bertepatan pada hari ulang tahun ku,,

aku bangga padanya,,

dia yang menunjukkan padaku bahwa kegigihan usaha dan kuatnya doa dapat mengantarkan kita ke impian yang kita inginkan…

waktu kecil aku ingat…

“dil targetku rangking 10 tahun ini ” tiap hari ku lihat dia berdoa pada tuhan.. dia melalukan solat tahajud agaar impiannya tercapai..

dan manjur.. impiannya tercapai.. dia malah rangking 9..

waktu aku smp aku ingat …. aku bernazar..

“kalau aku masuk ke SMA *** aku janji akan berjilbab”

lalu dia berkata ..

“ooh jadi kamu baru mau berjilbab kalau kamu lulus ke sana.. jadi tuhan kamu sma itu dong”

aku tertegun,,,, kalimat si ijul keriting ternyata sangat benar,,

dan alhamdulillah… aku gagal masuk ke sma itu.. namun dibalik itu.. niatku jadi tidak melenceng lagi..

aku ingat…

si ijul .. dia punya usaha yang kuat kalau dia ingin mendapatkan sesuatu…

sehingga apa yang dia inginkan,,, selalu dia coba dapatkan,,

tapi kini.. si ijul apa kabar ya di sana?

 

Image

[me and my lovely brother]

 

 

 

“meski aku tak lagi di situ , tolong ingat ingatlah aku… demi senja dan secangkir teh hangat,, ku menunggumu pulang”

 

 

Sehangat secangkir kopi
Menghantar perbincangan
Tentang masa lalu kita
Merancang masa depan

Ingatkah janjiku kawan
Bila nanti ku terbang
Takkan ku melupakan jalan pulang

Sebuah bangku halaman kita jadikan teman
Di situ kita mengukir tawa dan kepedihan
Ingatkah semua mimpi yang kita perjuangkan
Sampai titik darah yang penghabisan

Reff:
Meski aku tak lagi di situ
Tolong ingat-ingatlah aku
Demi senja dan secangkir teh hangat
Ku sempatkan berkunjung pulang
Kawan aku pulang…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s