My monthly story in Japan chapter 2

My monthly story chapter 2,

Gomennasai minasan, in this moment, let me speak in indonesian.. Bye bye..
Saat mulai mengetik tulisan ini di note handphone saya, waktu menunjukkan pukul 23:20. Dengan panasnya heater di dalam kamar, dan nyamannya kasur di apartemen ini, membuat ku sedikit mengantuk.. Namun ada tugas penting yang harus kulakukan hari ini, yaitu menulis pengalaman hidup bulanan ku selama di Jepang. Yap selamat datang di seri ke dua cerita bulanan ku di Jepang, kali ini lebih banyak pengalaman yang ku dapatkan, namun saya tetap konsisten dengan ketidak konsistenan saya dalam kata ganti saya aku gue dan ambo pada tiap tulisan yang ditulis di blog gaje ini.
Pembacaku yang setia dan yang gak setia atau kadang kadang cuma numpang lewat… Tema bulan ini adalah “ketika harus memilih”

Kadang kita punya suatu masa untuk tak mampu bersuara, dan terdiam merasakan lalu lalangnya udara yang berhembus ke wajah, dan memandang dinding yang membatasi jarak pandang.
Saat ini diri ini berada di titik tertimur dan di garis lintang utara bumi. Sehingga di sini aku pun dapat merasakan musim yang tak hanya dua itu. Bersyukurlah Indonesia punya musim cuma dua, kita tak perlu pusing memikirkan baju untuk musim panas, musim dingin, musim semi, ataupun musim gugur, bersyukurlah kita, alam memanjakan kita dengan isi-isi perutnya. Bersyukurlah kita, berada di Negara yang menjadikan Tuhan sebagai sila pertama, dan itu sangat penting.

Namun kadang untuk merasakan syukur, kita harus melampaui zona kenyamanan kita yang acap buat kita angkuh, malas, dan lupa untuk bersyukur.
Tak ubahnya pada diri ini, terbiasa dibuatin teh di pagi hari dan malam hari oleh mama ku yang paling cerdas sedunia. Terbiasa makan apa saja yang tiba tiba ingin aku beli, atau solat di mana saja mesjid yang tampak.. Hang out dengan teman-teman. Kemana saja sesuka hati. Hati senang badanpun gemuk 😀

Berbeda di sini, dimana makanan halal terbatas di sisi lain otak mesti di pake terus, nggak cuma untuk belajar,. Tapi untuk mentranslate kalimat dari indonesia ke inggris dan kadang ke Jepang, sehingga akibatnya perut saya suka sekali orkestra, cuaca dingin juga mendukung sekali untuk membuat perut saya bernyanyi. *malu sih haha

Tapi semua itu ada bayarannya, setidaknya setelah aku selesai bercerita nanti.
Jika ditanya badanku saat ini, haaa saat ini aku kurus, mungkin bisa jadi bintang iklan pelangsing badan.. Ckckck. Bukan karena gak makan.. Hanya saja energi yang keluar lebih besar daripada energi yang masuk, jika di foto kalian liat seolah olah saya banyak jalan jalannya, ya wajar, karena saya ambil foto ketika saya tidak di kampus,, itu pun lokasinya tidak jauh… Sehingga acap kali ada yang bilang “jalan jalan terus dil” haha belum tau dia 90% kehidupan siang selama 5 hari habis dengan membaca paper, belajar bahasa jepang, dan lain lain..

Entah angin apa, sensei sangat percaya pada saya, sebagai anak baru di dunia peresearchan, beliau mengizinkan saya untuk memulai melakukan research, padahal master saya baru akan mulai di bulan april, tapi saya sudah start duluan di program research ini.
Aku dipasangkan oleh seorang laki laki jepang yang masyaallah… Kadang nyebelinnya melebihi saya..
Tapi dia orang yang baik sebenarnya.. (Sebenarnya loh ya)
Dia terkesan tengil, dan kalau aku minta tolong sesuatu, suka gak nyambung, kadang saya bingung, ini bahasa inggris saya yang tolol atau bahasa inggris dia yang bobrok, ah peduli amat, yang jelas beliau sudah mau mengajarkan saya cara menggunakan equipemt EEG dan NIRS..

Setelah selesai ngambil data, dan beberes, kemudian saya tanya tanya tentang kapan dia akan selesaikan research nya, dia menjawab “secepatnya” lalu dia bilang dia minggu depan gak bisa ngajarin saya karena dia lagi ngelakuin arubaito..
Jeng jeng jeng jeng kemudian aku tanya, ngapain dia arubaito, bukannya dia dapat beasiswa.. Dan ternyata dia butuh banyak dana untuk hidupnya..
Lalu aku cerita, kalau selama ini aku pikit bahwa dia adalah manusia malas.. Dan aku disuruh gabung ke tim dia biar aku bisa kasih dia semangat untuk neliti, karena kata sensei, aku itu orang yang powerfull, lalu aku berkata andai aku tau kondisinya, tentu aku gak akan anggap dia anak tengil yang malas.
Lalu dia berkata, “ya aku tau, banyak yang mikir aku ini malas, aku gak peduli, setidaknya diriku sendiri tau kalau aku gak malas.. Bahkan hari sabtu minggu pun aku harus kerja”

Aku menitikkan air mata, si tengil ini ternyata sugooi nee..

Kemudian hari sabtu minggu ke 2 november aku pergi ke kumamoto bersama seluruh foreigner dari fakultas teknik ataupun dari graduate school system life science.. Di sana pertama kali aku menyentuh yang namanya salju dan main main ama yang namanya salju…
Keajaiban tulisan memang mengerikan, tak kurang dari 3 tahun lalu aku menulis tentang targetku ke negeri putih( negeri bersalju) dan akhirnya itu terwujud. (Tinggal cari pangeran berkuda putih, hahaha)
Di sini aku dikuatkan, kalau percaya akan mimpi, maka Tuhan memang selalu mengenggam mimpi-mimpi kita.(nyontek dari kata kata arai di sang pemimpi, ya aku suka sekali kalimatnya “orang seperti kita tidak punya apa apa selain mimpi”)

Hei adakah kalian folower facebook ku? Eh maksudnya teman di facebook, ya ya beberapa waktu lalu saya melakukan hal konyol dan buat banyak orang bertanya dengan status “in relationship” di facebook.. Itu adalah suatu yang saya sengaja dan telah saya skenariokan ke beberapa teman saya dan telah saya jelaskan ke teman teman saya di jepang.. Ckck sampai heboh juga, dan gak cuma di indonesia tapi diluar negeri (sok ngartis)

Ternyata banyak yang sayang dengan saya., khawatir saya masuk ke lubang nista.. Tapi banyak juga yang senang.. Karena saya ikut ikutan ngelakuin hal mendekati zina kayak yang lain lakukan.
Tidak.. Sengaja saya buat itu untuk jadi pelajaran bagi kalian semua… Bagaimana caranya bertabayyun, bagaimana rasanya melihat sosok yang selama ini benci sekali melihat orang pacaran kemudian ikut ikutan pacaran.. Dan memberi pelajaran bagi para pecinta yang harusnya tidak menyatakan cintanya pada saya..(sok ngartis lagi) tapi seriusly saya bukan orang yang suka di rayu di kejar ataupun di nanti, jadi jangan pernah nanti saya. Kalau serius, datang ke orang tua saya atau ke abang saya, atau kalau kamu ngaji… Datang ke….
Gak usah bilang”saya bakal nunggu kamu” bagi saya itu hal paling omongkosong yang dilakukan anak manusia.

Kemudian di akhir november hingga hari ini, aku mendapatkan pelajaran moral yang tak akan mampu dibeli siapapun.
Pelajaran moral pertama, aku harus belajar banyak lagi tentang Islam dan konsep tauhid, ketika sensei ku dan rekan relan atheisku bertanya tentang Agamaku (bukan Tuhanku) aku memberikan jawaban yang harusnya bisa lebih baik dari itu,

Pelajaran moral ke dua, kawanku yang nggak termasuk kelas khusus “penglihatan dan otak” dan juga atheis karena dia dari negara komunis (bukan ateis karena patah hati ama agama atau pencarian jati diri), akhir akhir ini sangat suka sekali bertanya tentang islam.. Semenjak aku bawa dia ke masjid di hakozaki, dan ngajarin dia cara solat dan wudhu.. senang sekali dia nanya ini dan itu, maka aku harus baca baca paper antara korelasi yang dilarang ama islam dan yang telah ditemukan scientest…

Pajaran moral ke tiga, hiduplah jujur!!
Ini pelajaran terhebat minggu ini, minggu ini aku dan sobatku harus melakukan presentasi research program kami, aku main ke kamarnya, dan dia cerita dia cuma download slide dari internet dan akan presentasiin itu…..pada malam hari ketika aku masih wara wiri ngerjain slide, aku dapat ilham untuk buka email yang dulu di kirim oleh “kordas lab” namun tampaknya ada kesalahpahaman dari email dan apa yang kami tangkap dan kami kerjakan. Aku baru tersadar bahwa yang aku lakukan salah dua hari sebelum aku persis di waktu cinderella berubah jadi upik abu ( jam 12 malam) harus melakukan presentasi, jadilah aku begadang semalaman ngerjain research ku dan paper acuan yang kulakukan.. Dan sialannya.. Paper yang ku print itu lupa ku download, dan terpaksa aku harus ngelab pagi2 tanpa menghadiri kelas jepang ku, dan di malam sebelum aku presentasi, aku main lagi ke kamar temanku itu, rencananya kami mau latian presentasi..saat dia menunjukkan slidenya, aku kaget, slidenya memang bagus ya karena download dari slide di internet tapi dia tidak punya paper acuan dan tidak menjelaskan research programnya, kemudian aku jelaskan apa yang dia kerjakan kurang tepat di iringi dengan telpon ke “kordas tersebut” hampir nangis dia.. Kasian ku liatnya..
Esoknya kami presentasi.. Yang namanya sensei mah gak bisa dikibulin, actually seperti yang kalian tau, aku kan berada di lab biomedical engineering spesifikasi neuroscience, jadi di lab ku itu ada 3 sensei, satunya pakar komputer, satunya psikolog satunya lagi pakar biomedical engineering .. Temanku itu ketauan jiplak karya orang.. Sampai sampai kena tegur.. Kasian aku liatnya..
Tiba giliranku.. Seperti biasanya cara presentasiku di indonesia.. Aku mengatakan apa yang aku tau dan menyampaikan apa yang ingin ku lakukan.. Seumur hidup selama di lab itu.. Sekali itu aku mendengar para sensei berkata “good job!!” “Saya suka caramu presentasi”. “Prsentasimu sangat bagus”
Sekali itu aku dengar para sensei muji muji,, apalagi ke anak baru yang masih ingusan ini… Senang sih.. Cuma ini pertanda bahwa kedepannya aku harus lebih baik dan menunjukkan progres yang baik, biar research plan yang ku sampaikan gak terkesan omong gede doang.

Pelajaran moral ke empat.
Pilih senang-senang atau ngerjain kewajiban?
Ini adalah pelajaran besar hari ini, hari ini aku main bowling dengan teman-temanku.. Rata -rata mereka atheis, tapi di sana ada tempat mesir ku, cantiik banget orangnya, dia bawa adik laki lakinya yang beda setaun ama dia (artinya seumuran ama saya) kalau kakaknya aja cantik banget bisa dibayangin kan adiknya gimana :3 hehe. Sumpah saya gak ada bakat sama sekali main bowling ini, nilai saya paling rendah dibanding yang lain, 6 kali melempar nilai saya berturut2 0.. Hampir semua orang ngajarin saya.. Benar benar bebal nih otak tetap aja gak bisa.
Waktu itu waktu ashar dah masuk… Dan aku terus main..
Sampai akhirnya waktu menunjukkan jam 5.. Hatiku berkata”wah gak bisa dibiarin nih, waktu solat gue enak aja habis cuma karena main” terus ku ajak si adek temanku itu solat.. Karena temanku itu lagi gak solat (u know lah)
Terus aku bilang ke teman teman jepangku kalau aku mau solat dulu, ntar bakal balik lagi, main aja dulu jangan nungguin aku..

Kemudian aku ngobrol ngobrol sama si adik temanku ini yang namanya sama banget ama nama rasul kita, terus kita diskusi, mau solat dimana dan bagaimana caranya, karena versi dia sih kami solatnya gak bisa imaman karena gak ada hijab yang membatasi, terus dia bilang “kita bisa ngerjain solat di rumah aja, karena Allah pasti ngerti kita, kan kita lagi gak di negara kita.. Kita bukan di negara islam, boleh kok menggabungkan solat”
Terus aku bilang ” mana bisa ashar ama maghrib di jamak”
Terus dia bilang ” iya bukan di jamak tapi waktunya digabung, jadi sebelum solat maghrib, ya lakuin dulu solat solat yang belum dilakuin”
Ya aku kagetlah baru denger yang ginian.. Kayak kata afika “ada yang baru niih”

Trus aku tanya.. Apa dia islam sunmi atau syiah.. Sempat2nya dia becanda kalau dia syiah..
Terus dia bilang.. “Di sini kalau aku ya, aku milih solat di rumah, liat deh di sini kan tempat najis, mereka lalu lalang”
Terus aku bilang ” ya udah kita ke masjid aja, (di hakozaki ada masjid)”
Terus dia bilang, gak akan cukup waktunya, ini lumayan jauh dari masjid.. Sampai di masjid pun udah maghrib aja.. Yaudah kita kan bisa lakuin di rumah, ini kondisi darurat”
Lalu aku bilang, “ah aku gak bisa kayak gini, kalau kondisinya kita lagi research, lagi belajar lagi di saat penting okelah, tapi ini kita cuma sedang main.. Ngelakuin hal yang gak penting”
Ee dianya malah senyum.. “Kamu orang yang bagus sekali ya”
Lalu aku jawab ” ya makanya pulang yuk. Aku gak rela ninggalin solat dan ngedoubelinnya cuma karena main”
Lalu dia bilang ” ah aku ngerjain di rumah aja deh, nggak enak juga ama mereka main langsung pulang”
Obrolan kami ke ganggu, karena tuh anak anak pada berhenti semua mainnya demi nunggu kami selesa ngobrol, padahal dah dibilangin jangan nunggu..
Terus main dilanjutin..
Waktu ashar dah mau abis

Pada waktu itu aku dilema.. Dan benar benar hatiku berontak.. Ah gak bisa! Aku gak bisa jual agamaku cuma untuk main kayak gini! Aku harus ke masjid .. Lari lari deh.. Asal bisa solat ashar..
Lalu aku izin untuk pulang. Eh ternyata seniorku yang seniornya seniorku gak bolehin aku pulang.. Aku bilang, aku harus solat..
Terus dia pergi ke teman mesir ku..
Aku udah nguat nguatin diri untuk gak nangis.. Aku gak bisa ninggalin solat dan gak akan pernah mau untuk ninggalin solat cuma karena main..
Sahabat atheisku yang dari negeri super dingin yang punya mata biru itu paling tau kalau aku sedih.. Terus aku minta untuk dia buat aku ketawa (manusia lainnya pada gak tau aku udah hampir meledak nahan nagis) aku bilang ke sahabat ku itu.. Ini tentang aku dan agamaku, aku gak bisa ninggalin ini..
Lalu teman mesirku menghampiriku, dan mengajakku kesuatu tempat, cari tempat solat.. Di jalan menuju toilet, air mataku mengalir, ku lihat matanya juga berkaca kaca.. Dia bilang..” Ngapain kamu nangis dilla,”
Lalu aku bilang ” ya mgkin mereka mikir aku aneh.. Ya aku memang strict ama agamaku” terus tak ku duga dia bilang, “dilla mereka gak mikir kamu aneh kok, aku salut ama kamu, kamu sukses buatku merasa diriku jelek sekali.. Liat kamu.. Harusnya kamu gak nangis.. Kamu harus bangga dilla, kamu mempertahankan agamamu.. Lihat pakaianmu, kamu jaga.. Lihat aku, aku pake jilbab pendek, pake jins ketat, pake baju seperti ini.. Kamu sukses buat aku merasa diriku jelek sekali.. Jangan nangis.. Ayo kamu solat…”

Ah saat itu aku sadar.. Kenapa aku harus menangisi sesuatu yang benar…

Kemudian akhirnya setelah solat.. Akhirnya nilaiku main bowling gak no lagi hehe

2 bulan dengan pelajaran moral semakin keren.. Saatnya menanti pelajaran moral yang lebih ekstrim..

Advertisements

One Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s