Drama hidup aze #1

Setelah tidak sukses menyambung sekuel dari catatan kuliah si aze, sekarang di kehidupan ini saya ingin menulis cerita tentang drama kehidupan si aze yang akan berakhir ketika si penulis pergi ke alam selanjutnya.

well, setelah sebelumnya si aze kuliah di Indonesia dan akhirnya dalam jangka waktu kurang dari 4 tahun mendapatkan gelar sarjana elektronya, sekarang si aze menuju ke kehidupan baru.. babak baru yang lebih mendewasakan dirinya mendidiknya dengan sks alam yang tak berbatas.

selamat menikmati cerita ini, lebih bagus menyediakan teh panas, karena Kadang si penulis membuat tulisan yang menjadikan pembaca rada emosian. Hehe..

bab 1- keberangkatan ke Jepang

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang . Pergilah, kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman .Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang – imam syafi’i

Kalimat tersebut adalah kalimat yang paling tersohor diantara kalimat-kalimat tentang perantauan lainnya. Pun pada Aze, dia amat menyadari bahwa menuntut ilmu dari buaian sampai liang lahat merupakan salah satu pilihan terbaik dalam menjalani hidup.

Tak lebih dari sebulan setelah wisuda, berlarilah dia menuju negeri sakura. Jangan ditanya apa dan bagaimana cara dia bisa sampai ke sana. Karena perjuangan yang dia lakukan, anda tidak akan pernah tau dan tak pernah mengerti. Biarkanlah suatu saat terungkap pada episode episode drama berikutnya.

Jika kau tanya, seperti apakah sosok si aze itu, apa untungnya dia jadi objek dalam drama ini. genggamlah erat informasi ini : aze merupakan anak yang terlahir dikeluarg sederhana yang menjujung tinggi nilai mimpi dan keberhasilan meraih mimpi. Sehingga dengan didikan itulah dia berani. bermimpi mengejar asa dan mengejar ilmu yang tak kan kunjung habis hingga akhir hayat.
Tak banyak yang mengetahui bahwa sosok ceria ini akan berangkat ke Jepang. Karena adalah suatu trauma ketika sang abang semata wayangnya berangkat ke negeri Kangguru, serta merta orang lain iri padanya dan menghalang-halangi jalannya menuju ke negeri Kangguru itu. Meski tetap saja ujungnya beliau berangkat ke negeri kangguru untuk melakukan short course kehidupan. Namun sepandai-pandainya dia menyimpan rahasia keberangkatannya tetap saja orang lain tahu akan kabar itu. Beginilah  tanggapan orang lain 2 minggu sebelum aze berangkat ke Jepang.
“Apa?! Kamu akan pergi ke Jepang? Dan langsung PhD? 5 taun di Jepang?!! Apa yang kamu cari nak? Cewek tak pantas untuk menempuh pendidikan terlalu tinggi.. Mana ada pria yang hendak menikahmu jika statusmu adalah seorang doktor!”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s