Secangkir Kopi di jalan Magnificent

Secangkir Kopi di Jalan Magnificent
Pertemuan kami dimulai di hari saat aku akan melakukan pidato untuk research ku di forum Internasional pertama kalinya. Sembari menuggu giliran, datanglah seorang laki –laki bertanya padaku apakah acara sudah dimulai atau belum karena dia mendapatkan masalah pada laptopnya. Itulah awal perkenalan kami.
Awalnya aku berpikir dia adalah mahasiswa biasa, “hanya” sekedar mahasiswa doktor yang hasil risetnya diterims di konferensi internasional ini. Kemudian esoknya, bersama senpai ku, kami pergi minum kopi sambil berbincang bincang di suatu kafe di jalan magnificent, Chicago.
Tak pernah ku sangka pertemuan itu akan menjadi hal yang membuatku dapat berhubungan dengan orang penuh inspirasi seperti beliau.
Kenalanku itu ternyata seorang asisten professor di prancis , berusia 28 tahun dan seorang muslim. Mengetahui bahwa dia bukanlah seorang mahasiswa, cukup mengejutkan bagiku. Apalagi beliau membawa tafsir qur’an. Bukan hal yang biasa bagiku melihat orang mempelajari tafsir quran dan membawanya bak kekasih hati yang tak mau di tinggal. Sungguh karakter yang sangat jarang. Jujur saja belum pernah aku bertemu manusia seperti itu, tidak di Indonesia, tidak di Malaysia, tidak di Jepang.
Kami pun berbagi kontak, agar bisa berdiskusi ke depannya.
Rasanya tak bisa dipercaya, manusia berumur 28 tahun mempunyai pengetahuan yang dalam tentang bidang kami- biomedical engineering-brain Neuroscience. Atau mungkin aku yang terlalu dangkal pemikiran sehingga banyak hal yang belum ku ketahui tentang dunia ini. (wajar sih, karena ini baru tahun pertamaku berkenalan dengan dunia otak.
Aku bertanya, Dalam kehidupan masternya, berapa konferensi telah dia datangi. Dan ternyata pada saat masih menjadi dunia master dia telah mendatangi 6 konferensi. Okay, mungkin banyak orang yang mendatangi konferensi lebih dari 6 ,, tapi tetap saja, 6 bukan jumlah sedikit. Untuk menyelesaikan 1 paper saja, paling tidak waktu akan tersedot minimal 2 bulan untuk menyelesaikannya.. belum lagi kesibukan kuliah yang ada.
Sebagai manusia yang baru dalam dunia penelitian, aku meminta saran kepada kenalanku ini,,, dan bacalah….
“dalam dunia penelitian, mencoba membaca sebanyak banyaknya artikel yang berhubungan dengan topikmu itu hal penting dilakukan. Sangat penting bagi kita sebagai seorang ilmuwan untuk mengetahui penelitian yang telah dilakukan orang lain serta mempelajari kekurangan dari hasil penelitian tersebut. Dari sekian banyak hal tersebut kamu akan menemukan pandangan lain dari ilmuwan lainnya dalam menjawab dan memperbaiki kekurangan di penelitian tersebut. Yaa seperti potongan puzzle. Setelah kamu mengumpulkan semuanya kamu akan mendapatkan suatu kasus yang belluum di jawab oleh seorang pun. Dan dari point itulah kamu memulai mencoba menjawab dengan jawabanmu sendiri dengan melalui beberapa proses seperti melakukan percobaan dan mencoba mengembangkan algoritma baru. Ketika kamu berhasil menjawab hal tersebut.. kamu akan menjadi ilmuwan yang diterima oleh ilmuwan lainnya yang berhubungan dengan topikmu itu. Hal yang amat sangat penting yang harus kamu ingat adalah.. JANGAN MALU DENGAN HASIL KERJAMU. JANGAN MALU! Meskipun hasilnya jelek. Dan cobalah berkomunnikasi sebanyak yang kamu bisa dengan ilmuwan lain yang berusaha mengkritik hasil kerjamu. Hal ini akan sangat membangun penelitianmu dan juga memperlancar bahasa inggrismu. Kamu harus mempertahankan hasil kerjamu. Itu adalah hasil usahamu. Kamu telah menghabiskan waktu dalam kehidupanmu untuk mengerjakan riset tersebut. Hal lainnnya yang harus kamu lakukan adalah sering seringlah berdiskusi dengan mahasiswa doctor lainnya. Diskusi dapat mengurangi kesempatanmu dalam menghabiskan waktu yang sia sia. “
Bro sis,,, gimana.. ? ada suatu semangat gak mengalir dalam darah mu ketika membaca itu? Jelas bagiku, ini membuatku ingin berlari ke lab dan membaca lagi kertas kertas artikel penilitian di atas mejaku.
Hal ini membuatku penasaran, bagaimana bisa pemuda itu bisa punya semangat sekuat itu. Kemudian aku bertanya apa yang membuat dia beeegiituu super semangat
Lalu dia berkata
“sewaktu mengerjakan tesis, aku telah dikhianati oleh sahabatku. Tapi yang lain mendukungku. Aku masih punya kesempatan lain untuk melakukan penelitian lain, kadang bila teringat ini membuatku sangat kesal. Tapi di sisi lain aku mendapatkan banyak pelajaran dari setiap pengalaman yang ku punya”
Waw,, dikhianati oleh orang yang kita anggap sahabat, menurutku sakitnya lebih dari orang yang dikhianati kekasihnya,, lalu aku bertanya bagaimana cara agar bisa mengontrol emosi menjadi hal positif seperti itu, lalu kenalanku itu berkata
“ inilah kekuatan islam. Ketika kamu dihianati oleh orang lain, ucapkanlah “ Allah, aku berkeyakinan terhadapmu, tolonglah aku dan bantulah aku dalam mengontrol emosiku. Semua hal dalam kehidupan mempunyai sisi positif dan kamu harus menemukannnya, karena terus berkelut dalam skandal tidak akan mengubah dan menolong apapun “

Kemudian aku berkata, sungguh bijaknya dirimu,
Lalu dia berkata “aku gak pernah merasa bahwa aku ini adalah manusia bijak. Aku manusia biasa yang mencoba menolong orang lain dan mengaplikasikan ilmu yang diajarkan dalam islam. Karena segala hal tertulis di dalam al quran. Dan hal ini sunggguh simple untuk dimengerti dan sangat simple untuk diaplikasikan,, selalu lah ingat “apakah yang saya lakukan ini benar?””

Sungguh beruntung rasanya dapat bertemu dengan pemuda inspirasi , jenius dari Tunisia yang berjuang hidup di prancis ini. Semoga suatu saat dapat bertemu dengan orang seperti ini, dan mungkin akan banyak ditemukan orang seperti ini bila kita benar benar membuka mata dan melebarkan sayap serta menajamkan pandangan.
Catatan dilla the explorer hari ini, selesai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s