dakwah, apa itu?

Dan masih ditemani oleh kopi late di hujan awal april. Izinkan aku berceloteh di dalam tulisan yang sedang kalian baca ini.
Dakwah? Apa itu dakwah? Sebenarnya apa yang ada dipikiran kalian tentang dakwah?
Apa yang dikatakan sebagai dakwah atau pendakwah adalah hanya orang yang menggunakan gamis lalu muncul dipengajian, datang ke rapat-rapat rapat lalu membahas masalah umat.
Umat yang mana?
Kadang aku suka tersenyum dengan orang yang berkata “alangkah sayangnya mereka yang pergi dari jalan dakwah ini dan memilih untuk menghirup udara dunia”
Apa sih dakwah itu?
Kenapa sebagian orang mengukungnya menjadi suatu kata yang terpenjara oleh pakaian ataupun hal hal berbau pengajian?
Padahal dakwah itu luas..
Dakwah billisan
Dakwah fardiyah
Dakwah ammah
Dakwah bilhaal
Dakwah bilhikmah
Dan lainnya.. Mungkin kamu lebih tau..
Tak usah diragukan lagi siapa tokoh dakwah paling hebat. Tentu saja Rasulullah SAW. Dan mungkin tak perlu saya ceritakan panjang lebar karena memang mungkin kamu lebih tahu, sedangkan saya buku shirah nabawiyah saja belum khatam dan kini tersimpan manis di rak buku di Indonesia… Boro-boro kitab riyadus salihin…

Yang saya tau dakwah adalah menyeru.. Menyeru ke jalan Allah..
Lalu bagaimana bentuknya, apa yang harus dilakukan…bukankah pendekatannya tidak sama ke semua orang?
Lalu mana hukum yang menyatakan bahwa berjuang di jalan dakwah adalah mengajak orang lain yang kadang cenderung memaksa semisal, memaksa menggunakan hijab..melarang makan makanan yang tidak disembelih, melarang pacaran, melarang minum Alkohol, melarang bergaul…
dakwah itu bukan melarang, tapi menyeru. Agar bukan kata kata saru yang dikedepankan.
Padahal lihatlah cara Rasulululla menyebarkan islam..
Berbicara dengan hati, menggunakan kasih sayang, tidak menjudge bahkan tak membalas caci. Biarkan hati yang keras itu menjadi lembut karena cara kita yang tidak kasar.
Bicaralah dengan hati, maka akan sampai ke hati.
Siapa sih yang tidak malu, bila telah berlaku kasar kemudian dibalas dengan perbuatan lemah lembut? Harimau saja mampu jinak, bila kita bersikap lembut.
Lalu siapa kamu coba, melarang orang melakukan sesuatu sedangkan berbicara dari hati ke hati pun tidak pernah.

Siapa sih yang merasa nyaman jika ada orang yang tiba tiba datang kemudian melarang ini dan itu dan menjudge bahwa perbuatan kita buruk.. Yang ada mungkin tersinggung. Karena lu siapa, kenal aja kagak.. Maksa maksa..

Dan mungkin ada suatu masa ketika kamu menjadi salah satu orang yang memaksa kehendak agar orang mengikuti jalan kita. Padahal mungkin kita lupa berkaca atau terlupa bahwa orang lain juga punya otak, punya hati dan punya kehidupan sendiri.

Lagi lagi aku bertanya? Apa yang ada dipikiranmu tentang dakwah?
Memaksa orang lain untuk mengerti kita, padahal sudahkah kita mengerti orang lain?

Semisal bila kamu berada di negara non muslim, lalu kamu tidak ingin bergaul dengan penduduk lokal karena takut melebur. Bagaimana mereka bisa mengerti kamu? Bila kamu tidak membuka diri untuk dimengerti?

Semisal, kamu berada di negara asing, lalu mengharapkan orang lain menawarkan hubungan pertemanan dengan kamu. Lalu siapa kamu? Artis? Politikus? Penemu?
Semisal di Jepang, sebagai negara dengan penduduk kebanyakan pemalu…
Bagaimana cara kamu berdakwah dengan mereka bila kamu mendekat saja tidak.
Duduklah bersama mereka, berbagilah cerita..
Mereka sangat suka makan siang bersama sama..
Ketika ditawari makanan, disitulah kesempatanmu untuk menjelaskan..
Apa itu makanan halal apa itu makanan haram..
Dan percayalah.. Sesuatu yang berasal dari hati memang perginya ke hati..
Bahkan ketika kamu mulai nakal untuk mencoba makanan yg mengandung hal hal tidak baik, mereka akan mengingatkan kamu..
Sebagai sesama manusia, kita masing masing dianugrahi yang namanya otak.
Bukan karena saya mempelajari tentang otak, namun.. Bila kamu memberi tau atau menyeru sesuatu tanpa dasar.. Ataupun bila ada orang lain menyeru sesuatu kepadamu yang terdengar aneh bagimu.. Bagaimana cara kamu mengerti, bila tidak dijelaskan tapi hanya diserukan??

Teringat saya akan sesuatu kejadian ini sudah terjadi beberapa kali.
A: ” saya dengar muslim itu tidak boleh minum minuman berakohol dan gak boleh makan babi”
Saya: ” iya bener banget..kalaupun makan daging, juga harus daging halal”
A: ” apa itu daging halal?”
Saya:” daging yang disembelih atas nama Allah”
B: “saya pernah liat ada muslim yang gak makan daging halal ataupun minum alkohol.”
Saya: “ya, karena kita semua punya otak dan punya cara untuk menjalani kehidupan. Sestrict apapun peraturannya tetap saja tergantung masinh masing orang kan, dan saya memilih untuk stict terhadap diri saya sendiri. Saya memang nakal, tapi untuk urusan ke Tuhanan, saya gak mau kompromi.”
Lalu mereka membantu saya untuk mengambil dan memilih makanan yang bisa saya makan.. Bahkan beberapa memilih untuk tidak minum Alkohol.

Coba bayangkan bila saya menolak ajakan untuk datang party, karena alasan ini dan itu. Bagaimana cara mereka mengerti??
Bahkan saya paham kesedihan sensei saya ketika mengetahui kami tidak datang karena ada yang tidak halal.. Padahal mereka telah mengusahakan untuk mengadakan makanan halal..
Kita ingin dihormatikan?
Tapi bukankah mereka juga?

Suatu hari terkejutlah senpai saya,
Eh jadi muslim boleh pake celana ya? Selama ini aku lihat kamu selalu pake rok..
Ya bolehlah selama itu tidak ketat..
********
Dan yang tidak habis pikir, ketika saya menggunakan celana, ada yang bilang, dilla sudah berubah.. Sudah gaul.. Udah mulai menjauhi jalan dakwah..
Padahal.. Bagaimana cara kamu menggunakan sepeda dalam kondisi menggunakan rok?
Saya sudah coba… Yang ada auratmu keliatan kemana mana…

Lalu, apa segitu doang yang namanya dakwah??
Entah…
Saya masih belajar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s