Untuk temanku yang menjadi guru

Geli memang, jujur di negara itu sepertinya masih hal yang tabu. Hampir tiap tahun ada kasus beginian. http://m.metrotvnews.com/read/2015/04/22/389714/siswa-pelapor-kebocoran-soal-un-diancam-bom

Makanya kalau mau serius ubah mental anak bangsa, kebohongan kecil jangan dibiarin, lama lama bakal terbiasa. Di awal dari kuis kuis atau ujian harian yang membiarkan siswa nyontek, hingga lama lama siswa terbiasa dan akhirnya jadi berani nyontek pas ujian. Sampe pertolongan berjamaah ketika ujian umum yang udah jadi rahasia umum. Seolah jujur itu cuma untuk orang sok pintar dan sok suci. Pihak sekolah juga mestinya tegas. Saya pernah disksi dengan teman jepang saya.
Saya: kalian tau nyontek? Pernah nyontek?
Mereka: eh nyontek? (Kaget seolah mendengar hal yang tabu,) tau sih tapi gak pernah ngelakuinnya. Itu hal yang sangat jelek sekali..
Teman saya pernah kopi paste slide presentasi yang dia catur dari internet. (Presentasi loh)
Lalu apa kata dosen kami?
“Kali ini dimaafkan, kalau anda ulangi lagi, kyushu akan menindak tegas perbuatan plagiat dan drop out adalah salah satunya”

Amerika?
Ketauan tugas merupakan hasil plagiat, siap siap aja dipanggil dosen, diwawancarai, disidang, dan paling jelek ya di DO

Jadi masih bangga di ajak ajak untuk bertindak jujur?
Harusnya malu, karena kejujuran mestinya datang dari diri sendiri. Kalau kamu masih diajak ajak atau disuruh suruh untuk jujur, tandanya keseharian mu (…?…) karena toh jadi manusia jujur gak akan ada ruginya.
Kenapa saya bilang begini?
Karena saya adalah salah satu orang yang pernah nyontek ketika smp.
Memang sih adakalanya jadi juara.
Tapi apa gunanya? Otak jadi kosong. Bagus diluar.
Pertobatan terjadi di SMA. Di sebuah sekolah negeri yang memang bukan sekolah terbaik di provinsi saya. Tapi disanalah saya dipertemukan oleh sosok guru ( guru PPL!) *guru PPL merupakan mahasiswa fkip yang melakukan kerja praktek di sekolah yang membuka mata saya bahwa kejujuran mesti dilaksanakan dalam segala hal apa pun.
Lagian apa salahnya dan susahnya sih?
Anggap aja ujian itu merupakan cara untuk kamu tau level mu sampai mana,
Emang buat apa sekolah kalau nilai nilai yang tercantum di kertas itu bukan cerminan apa yang ada diotakmu.
Katanya pengen sukses, kalau pengen sukses terus sekolah dan ujian pake usaha nyontek doang ya selamat.. Kamu makin dukung negara kamu jadi bobrok dengan kualitas melompong.
Masa udah bayar uang sekolah atau kuliah mahal mahal hasilnya gak ada
Ingin jadi mahasiswa internasional? Maka pupuklah dirimu sendiri untuk menjadi mahasiswa bersrandar internasional. Karena yang jalanin hidupmu bukan orang lain. Tapi kamu sendiri.

Untuk teman teman ku yang sekarang sudah menjadi guru,
Titip salam untuk murid kalian yang pemberani, berani dimusuhin teman temannya ketika gak kasih contekan,
Berani ngadapin ujian sendirian,
Berani berpikir kritis

Dan ku titipkan anak bangsa pada kalian.
Percayalah nyontek terjadi karena pembiaran..
Secara, mana ada siswa yang berani nyontek kalau gurunya killer/ tehas dalam hal nyontek/plagiat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s