rancangan keluarga idaman

usahakan baik jalannya, agar berkahnya menembus surga

kalimat yang tak akan pernah mampu aku lupa dari sesosok pria yang amat sangat aku sayangi, Ijul.

kalimat yang terucap di suatu malam ketika dia mengetahui ada seseorang yang datang ke pada adiknya bagai penyelundup narokoba yang hendak menyusup dan memberikan angin surga.

kau punya satu kekurangan besar dil dalam dirimu, terlalu gampang kau percaya pada orang lain

suatu kalimat yang diucapkan rekan sesama asistan lab ketika aku memutuskan untuk mengundurkan diri jadi Asisten lab, karena cekcok dengan rekan sejawat.

anakku, kau tahu hal apa yang harus dimiliki seorang Researcher (Peneliti)? seorang peneliti tidak boleh langsung percaya dengan orang lain. Meskipun tampaknya orang lain itu lebih ahli dari pada dirimu, teruslah timbulkan pertanyaan dan jangan langsung percaya!

ya tentu saja kalimat itu dilontarkan guruku di Jepang ini. Dia sangat tahu kelemahan muridnya yang gampang percaya orang lain,, sehingga dia harus mengeluarkan kalimat berkali -kali. berpikir! berpikir! berpikir!

lalu bila masalah kepercayaan yang terbahas pada pembuka kalimat di blog ini, mengapa judulnya rancangan keluarga idaman?

ditinggal teman, dikhianati sahabat, dihina dan dicaci maki merupakan hal yang lumrah selama engkau masih berdiri di atas bumi ini. Mungkin karena itulah Tuhan menciptakan teh hijau. agar turun emosimu ketika kepalamu berkedut kedut dan telingamu panas dan dadamu bergetar karena tidak percaya akan kebohongan kebohongan yang banyak dilakukan manusia di muka bumi ini.

ada suatu titik dalam diri  manusia ketika berulang kali jatuh dan kecewa karena tindakan sesama makhluk membuat kita merasa menjadi makhluk malang paling sial dan kesepian. saya rasa hampir semua orang pernah mengalami perasaan ini, terutama bila engkau merantau jauh dan berada dalam jangkauan ribuan kilometer dari pangkuan ibumu,

ayolah kawan,, bukan, saya bukan sedang curhat di sini,, saya hanya ingin memberitahu anda kamu dan kalian yang sedang merasa kecewa pada makhluk, bahwa ini hanyalah permainan dunia,,, kita kecewa pada makhluik karena kita berharap terlalu banyak, dan lupa bahwa hanya pada Tuhanlah harusnya harapan itu bergantung. Layaknya pada surat yang sering kita baca dan wajib kita baca saat salat,, yap surat alfatihah ayat 5.

Tahun depan saya akan memasuki usia 25 tahun, usia yang kata manusia manusia di bumi pertiwi adalah usia perbatasan bagi seorang wanita untuk tak dikatakan perawan tua. yap,, alangkah teganya suau komunitas mengatakan seseorang perawan tua dikarenakan batasan umur, kadang mereka mencaci wanita yang berusia 25 tahun ke atas dengan kata kata serupa ” apa yang kamu cari? apa pentingnya sekolah tinggi-tinggi bila tak menikah,,, perawan tua” ah kawan,,, apa perlu aku ingatkan bahwa siti maryam yang tak menikah itu juga punya hak untuk melahirkan manusia hebat sepanjang zaman? Dia salah satu sosok wanita yang bukan dari kalangan “istri, atau wanita yang telah berumah tangga” yang menginspirasi penduduk bumi,,,  ya jelas sekali,, saya kamu dia mereka bukanlah siti maryam,,, namun apakah lantas kamu menyebutkan diri sebagai khadijah?

ciri khas bangsa kita yang enggan aku keluhkan dan mungkin telah tersiar sampai ke negara lain, gemar mencampuri urusan orang lain,, maka wajar saja bila media yang berisi tentang gosip gosip kacangan laku keras di negara tempat pohon kelapa tumbuh subur.

maka dengan itu marilah saya ladeni, untuk orang – orang yang selalu ingin tau bagaimana saya dengan a b c d e f g h i j k l m n o pq r s t u v w x y z. .. hingga kenapa di usia hampir memasuki 25 tahun tetap saja sama dengan dilla saat berusia 15 tahun.  mengapa  ini mengapa itu dan sampailah pertanyaan, sosok yang kamu inginkan untuk pendamping hidupmu sebenarnya seperti apa?

mengutip kalimat ibu bijak yang menasihati ketika kegalauan membuncah dihati seorang anak sesama pejuang di Jepang.

engkau tau hakikat Jodoh itu dicari? bukan dengan engkau giat berburu mencari laki-laki yang pantas untukmu dan ingin sekali engkau nikahi, tapi dengan memantaskan dirimu menjadi manusia yang engkau inginkan menjadi pendampingmu kelak.. karena duhai anakku, benarlah kiranya bila jodoh itu merupakan cerminan kita. maka janganlah engkau tergesa-gesa dan menginginkan hubungan yang bahkan Tuhan tak akan merestuinya. mintalah Tuhan untuk selalu menjagamu. kelak pangeranmu itu akan datang,, dan itu keniscayaan, janganlah bersedih, perbanyaklah beristighfar

untuk suatu hal,saya sudah beristikharah berkali kali, dan kenapa selalu jawaban yang muncul adalah sosok yang aku inginkan? tapi pada kenyataannya sepertinya hal yang aku inginkan jauh,, apa Tuhan mengelabuiku? apa istikharah itu terjamin dalam menjalani suatu urusan?

ya itu adalah suatu tanya yang aku lontarkan pada ibu bijak yang jadi tempatku curhat di Jepang, menanggapi keresahanku, ibu tersebut berkata

anakku, atas semua doa, terutama istikharah,, bukan hanya mimpi yang menjadi salah satu jawabannya,, ada banyak unsur dalam menggapai sebuah jawaban terhadap suatu tanya,, janganlah engkau tergesa – gesa,

benar juga, mungkin saatnya berkaca.. secarik kertas yang berisi proposal untuk menikah saja tak pernah saya salurkan,, bagaimana mungkin  ? bagaimana mungkin untuk menikah hari ini juga?

oke kali ini anda benar,, saya kecolongan curhat ..

sambil menutup wajah dan berpikir,,, “rancangan keluarga idaman?”

mengembaralah ingatanku pada suatu momen ketika abangku bertanya padaku

 kau tau syarat imam sholat?” seperti itulah salah satu cara engkau menentukan standar orang yang menjadi imamu,, tak perlu lah aku jabarkan apa syarat syah jadi imamkan?

setiap orang punya pilihan kan untuk menjalani keluarga seperti apa, maka kesamaan visi dan misi adalah agenda besar yang harus dimiliki. Saya mempunyai visi dan misi untuk menjadi agen muslim di luar negeri nyiur melambai, lalu kenapa harus saya yang menjalani misi ini? karena engkau tahu sobat? cara masyarakat kita percaya dengan anak bangsa adalah ketika anak bangsa tersebut telah melebar sayapnya di angkasa sana,,, bukan di sangkar,, lalu untuk menjalani visi ini tentulah saya membutuhkan sosok yang bervisi sama,, bukan karena prestige,, berkali ku tekan kan,, kita di dunia terlahir telanjang,,takdir yang tak bisa diubah telah mengantar kita untuk terlahir di negara apa tapi,, ingatlah kita bisa menentukan,, untuk mati dalam keadaan beragama apa,,,atau bahkan tidak beragama… untuk itulah,, sekat sekat “kamu berwarga negara apa” apalah tetap menjadi pertanyaan penting untuk dijawab? . Bahkan takdir yang tak bisa diubah pula yang mengantarkan kita untuk terlahir dari keluarga beragama apa, tapi apakah tak ingin engkau berpikir Tuhan menciptakan kita dengan segala misteri kehidupan, sebenarnya untuk apa? maka dari itulah,,, aku wakilkan diriku sebagai salah satu umat yang bergerak dalam bidang meneliti yang berpikir,, sebut saja neuroscientist,, menjadi peneliti yang berkaitan dengan otak,,, untuk tetap bergelut dengan hal ini,,, kembali ke sangkar sebelum mengepakkan sayap bukanlah hal yang bijak,, pun bila banyak kaum adam yang mundur karena hal ini,,, saya maklum, tapi apakah karena itu saya harus memaklumi nya? (siapapun tokoh nya di sini)

laapar ah,,,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s