Ada apa dengan Mimpi?

dil, apa sih sebenarnya yang terjadi ama otak kita dari sisi pandang neuroscience, waktu ada orang masuk ke alam mimpi kita….

sebelum masuk ke jawaban pertanyaan dari sahabat saya tersebut, perlu para pembaca ketahui bahwa ketika kita tidur ada tahapan-tahapan yang kita masuki.

 

I10-47-stages
siklus mimpi, sumber gambar lupa

Selama kita tidur, kita mengalami siklus NREM (non-rapid eye movement) dan  REM secara bergantian. Satu siklus menempuh waktu 90 menit (saelah, menempuh.. gak ketemu kata yang tepat). Seperti gambar yang para pembaca liat, tahap awal ketika kita tidur adalah NREM dan ini meliputi 75% dari waktu tidur kita. Ketika kita berada di keadaan NREM, badan kita menjadi relaks. Diakhir keadaan NREM, mulailah kita memasuki keadaan REM. nah pada saat kita memasuki keadaan REM, mata kita akan bergerak sangat cepat,,(mata kita tetap terpejam, kalau terbuka namanya ente dah bangun cuy). Nah kita ngalamin mimpi itu ya waktu dalam keadaan REM ini. Dikondisi ini badan kita relaks banget dan bahkan otot-otot kita kayak mati rasa. Kalau tiba tiba kita kebangun dalam kondisi ini, nah inilah yang bikin sleep paralysis.. alias bahasa kita ketindihan,, serah deh mau ketindihan jin atau apa,,, penjelasan agak lengkapnya download aja:

file kuliah jaman research student:

fadilla zennifa Sleep Paralyzed

 

balik lagi kepertanyaan sahabat saya itu, apa yang terjadi waktu ada orang masuk ke alam mimpi kita..

jadi bisa dibilang sahabat saya ini bertanya, kenapa bisa kita mimpi tentang a? kenapa bisa kita mimpi tentang b?

waktu itu, saya menjawabnya, karena sebelum tidur kamu memikirkan dia,, terngiang-ngiang, berputar-putar dikepala.

ya maklum lagi diburu thesis.

Tapi berhubung mimpi saya akhir-akhir ini juga ngaur (tentang sidanglah, tentang gelombang betalah, berhubungan riset lah,,, coba kalau mimpinya afgan,, kan enak)

maka saya coba baca browshing di pubmed.com

dan ketemulah judul menarik… wanjay,, keren bet lah,,,

The effects of suppressing intrusive thoughts on dream content, dream distress and psychological parameters. (Kröner-Borowik T, et al 2013)

Research ini menyatakan bahwa mencoba menekan atau tidak memikirkan hal hal yang kita coba lupakan malah akan memunculkannya dimimpi kita. Hal ini dijelaskan melalui teori yang bernama ironic control. Teori ini menhelaskan kenapa menekan pikiran malah membuat pikiran tersebut semakin gigih untuk muncul. nah penelitian ini dicoba ke 30 orang yang sehat (dengan kategori orang yang punya kualitas tidur bagus) penelitian ini dilakukan selama satu minggu. setengah dari para peserta diminta untuk mencoba menekan hal hal yang gak mau mereka pikirkan selama 5 menit sebelum tidur (berarti ada 15 peserta ya) sisanya diminta untuk memikirkan hal apapun.. gak ada hal yang dicoba untuk dilupakan..Nah hasil dari penelitian ini  keren banget. Hasilnya tau gak apa? ya itu peserta yang mencoba untuk tidak memikirkan hal yang gak mau mereka pikirkan malah kedatangan mimpi tentang hal yang gak mereka inginkan itu.

 

nah mulai sekarang dicoba, kalau  mau  mimpi afgan, coba untuk gak mikirin afgan sebelum tidur,, saya coba ah,,,, ini mau bawa eeg wireless ke rumah. tunggu aja reportasenya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s