Anxiety Disorder/gangguan kecemasan (definisi)

You’d never make fun of someone for having a physical illness, but folks make all kinds offhandremarks about people having mental illness and never give it a second thought. How often have you ever heard a person say that someone’s psycho or schizo or bipolar……? -crash course psychology 29-

Padahal otak ga diprogram untuk bisa ngebedain antara sakit fisik dan sakit mental, dua-duanya berujung pada satu konklusi : sakit. Trus kok tega sih pake istilah-istilah penyakit mental buat ceng-cengin temen-temen mu? mungkin karena itulah saya tergerak menulis beberapa artikel mengenai penyakit mental.

Pertama kali saya mendengar istilah anxiety disorder adalah di tahun 2017.

Yap, ga terlalu lama dari terbitnya tulisan ini. Kata ini diucapkan oleh sahabat saya ketika dia akan menyebarkan artikel mengenai bunuh diri yang saya buat. Sahabat saya itu berkata : “dil tulisannya aku bagiin ke temen-temenku ya. Temenku banyak juga yang kena anxiety disorder.”

Anxiety.. alias kecemasan, emang bagian dari hidup manusia. Terus lah kok bisa berakhir dengan kata disorder?

*drumroll*

Bedanya dengan cemas biasa apa dil?

Ketika lu cemas, berarti hal itu penting bagi elu. Tubuh lu jadi gemetar, nafas lu sesak, jantunglu berdegup lebih kencang. Dan kalau lu cemas ngeliat gue, berarti di alam bawah sadar lu, lu menganggap bahwa gue adalah bagian dari sesuatu hal yang penting. Apapun sesuatu itu.

Saya lupa percakapan itu saya dengar di mana. Tapi pernyataan tersebut gak sepenuhnya salah. Kecemasan yang muncul membuat kita untuk berusaha fokus dan awas dengan keadaan. Tapi hal itu bisa jadi bumerang, bila kadarnya menjadi berlebihan dan memerosok kita ke dalam “gangguan kecemasan” (anxiety disorder).

Okay, seperti biasa mari buka buku DSM 5. Kenapa sih dil apa-apa ngeliriknya ke DSM 5. udah saya bilang, buku ini udah kaya “kitab suci”. Dalam pengutipan di jurnal ilmiah, untuk mendefinisikan penyakit mental, wajib hukumnya untuk mengacu dari “kitab suci” ini.

Figure 1. Pembahasan Anxiety Disorder di DSM 5

Berdasarkan “kitab suci” ini, anxiety disorder a.k.a gangguan kecemasan (*udahlah ya, sampai akhir saya bakal sebut sebagai anxiety disorder. ga pake garis miring. Anggap aja ini KBBD *Kamus Besar Bahasa Dilla) termasuk gangguan yang memunculkan rasa takut dan cemas yang sangat berlebihan serta berhubungan dengan tingkah laku yang aneh-aneh.  (terjemahan dilla the explorer). Contohnya :

Bentar dil, apa bedanya takut dengan cemas? Masih dari “kitab suci” ini, rasa takut adalah emosional respon terhadap hal yang sedang terjadi. Sedangkan rasa cemas adalah antisipasi atau emosi yang muncul untuk hal-hal yang akan terjadi.

Balik lagi kepermasalahan, anxiety disorder. Gangguan ini memilki banyak jenisnya, dan kadang-kadang ada orang yang memiliki dua jenis atau lebih anxiety disorder dalam dirinya.  Terus gimana cara bedainnya? Cara ngebedainnya adalah… ke dokter… :p hhaha. Kitab suci sih bilang, cara ngebedainnya adalah dengan mengetes reaksi yang terjadi ketika dilakukan pemeriksaan.

Bentar Dil, saya masih gak jelas ni perbedaan rasa cemas dengan gangguan rasa cemas. Masih belum clear  bagi saya.

Oke-oke, yang ngebedain rasa cemas dengan gangguan kecemasan adalah orang yang memiliki gangguan kecemasan biasanya akan memprediksi dengan sangat berlebihan tentang sesuatu yang akan dia hadapi. Contohnya di cuplikan video tadi. Belum apa-apa udah ketakutan dianggap bodoh, bego, sampai akhirnya ngeluarin kalimat pengen pindah ke planet venus.. singkatnya ngeblank dan ga sadar dengan apa yang diomongin.

Oh gitu Dil, terus apa aja emangnya jenisnya?

Seperti yang bisa dilihat di gambar 1 , ada 10 pembagian dari anxiety disorder (dua jenis lainnya ga ke photo di gambar 1.

  1.  Separation Anxiety Disorder
  2. Selective Mutism
  3. Specific Phobia
  4. Social Anxiety Disorder (Social Phobia)
  5. Panic Disorder
  6. Agoraphobia
  7. Generalized Anxiety Disorder
  8. Anxiety Disorder Due to Another Medical Condition
  9. Other Specified Anxiety Disorder
  10. Unspecified Anxiety Disorder

Perlu saya jelasin apa aja pengertian dari jenis anxiety disorder ini? kayanya ga.. cari aja di google gih..  Gambar 2 salah satu contoh dari jenis anxiety disorder.

Gambar 2.Contoh salah satu kriteria diagnosis Anxiety Disorder. (ada berbapa jenisnya coy)

Saya takut… Saya takut… temenin saya ke toilet dong… saya takut alien nanti menculik saya. Jangan jauh-jauh dari saya dong, saya takut kamu kenapa-napa atau aku yang kenapa-napa. Cuaca emang cerah, tapi kitakan ga pernah tau kapan alien datang untuk bawa kamu pergi jauh dari aku.

mending gw pake topeng aja

 

Ada sedikit kekhawatiran dari saya kalau artikel kali ini menjadi terlalu saintifik..

maka.. mari makan kacang….

Lain kali baru deh dibahas lebih detail

Sekali lagi,

Apa yang membuat kita menjadi kita?

ayo cari tau.

 

oleh :

Fadilla Zennifa

Bukan Mahasiswa Psikologi.

Hanya seorang engineer yang tercelup yang belajar tentang otak

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s