Pengalaman unik saya

Kebanyakan blog ini menceritakan tentang pandangan saya dan kisah teman-teman saya. Kita yang dilahirkan sebagai penjelajah ini tentu saja memiliki kisah sendiri yang aneh yang kadang gak dialamin orang lain. Saya pun jadi berpikir, bagaimana kalau saya membagikan kisah absurd saya itu. 5 saja ya!

1. Dibacakan mantra oleh orang yang tak di kenal saat berada di Shwedagon Pagoda, Myanmar 2017

Dalam rangka konferensi internasional, saya berkesempatan untuk jalan-jalan setelah program acara selesai. Bersama dengan teman-teman lokal, saya diajak ke Pagoda Buddha yang terkenal di Myanmar tersebut. Salah satu hal yang menarik di Pagoda tersebut adalah setiap orang yang berdoa, punya tempat masing-masing berdasarkan hari lahirnya. Saya yang terlahir pada hari selasa, datang ke area hari Selasa dan melihat sistem sembah Hyang mereka dari dekat. Saya sudah mencoba melakukan sedemikian rupa agar tidak ada yang curiga bahwa topi yang saya kenakan adalah jilbab. Namun, saat sedang berada di tempat persembahan mereka, ada seorang bapak-bapak mendatangi saya. Tanpa basa -basi, meminta saya menyentuh guci yang ada di foto tersebut. Lalu tangannya yang dingin dan sedikit basah itu menyentuh kening saya, kemudian dia membacakan mantra!!!!. Saya yang tidak mengerti apa-apa hanya terbengong namun teman saya yang membersamai saya terlihat sangat panik. Dilla lari!

 

unik
ketika saya dibacakan mantra

Teman saya menarik tangan saya dan berlari menjauhi tempat tersebut, sambil meminta maaf berkali -kali. “Maaf Dilla. Maaf dilla”. Aku gak tau apa maksud dia melakukan itu. Tapi sungguh hal ini tidak pernah terjadi. Aku pun tidak tau mantra apa yang dia bacakan untukmu. Kemudia teman saya yang lain berkata, “mungkin dia melihat sesuatu dari kamu. Tapi semoga saja itu hal-hal yang baik. Maafkan kami”.   Kemudian saya berkata “Saya sudah terbiasa mengalami kejadian yang gak dialamin orang lain. Santay aja”.

 

2. komputer tes tidak bekerja, Jepang 2015

Profesionalisme di jepang gak usah diragukan lagi adanya. Dari segala sisi bidang, mereka mengerjakan sesuatu dengan detail. Apalagi bila mereka adalah tempat pelayanan publik. Saya masih ingat, di tahun 2015 saya berencana melakukan tes TOEFL IBT. Tes direncanakan dilakukan di area Tenjin. Saat Tes akan dilaksanakan, komputer yang saya gunakan tidak bekerja. Hal ini terjadi pertama kali di tempat mereka. Sehingga saya diminta untuk melakukan test minggu depan. Hanya kebetulan, sebenarnya saya juga gak menyiapkan diri saat itu.

programs_top_toefl

3. Pesawat yang pertama kali saya gunakan, tidak jadi diberangkatkan

Dikarenakan saat itu yang cita-cita saya satu -satunya adalah menjadi astronot, maka keluarga saya memutuskan untuk mengadakan study tour kecil-kecilan. Hal ini diupayakan agar saya gak ngotot untuk bercita-cita jadi astronot. Saat itu saya dan ayah saya berencana untuk berangkat ke Jakarta. Dan kali itu, saat pertama kali saya menggunakan pesawat. Siapa sangka, ternyata pesawat yang akan saya tumpangi itu batal terbang, meskipun seluruh penumpang sudah diminta masuk ke dalam pesawat.

4. Pesawat hampir jatuh, 2009

Mungkin kelihatannya saya sering terbang ke sana ke mari. Dan mungkin tidak akan banyak yang percaya bahwa saya benci menggunakan moda transportasi udara. Namun, ya bagaimana lagi kadang kita harus melawan dan menghadapi hal yang kita benci. Bagaimana tidak? akibat peristiwa sekitar bulan Juli 2009, pesawat tujuan Padang dengan keberangkatan dari CGK yang saya tumpangi saat itu mengalami turbulensi hebat. Penerbangan yang dilakukan di malam hari itu dicurigai menabrak awan yang tebal (saya ga tau jenis apa) sehingga saat itu pesawat berguncang hebat dan jendela pesawat semuanya berwarna merah, karena lampu terbiaskan oleh awan yang mengandung air. Beberapa sudah berdiri ke pintu darurat, dan yang lain mengucap “la ila ha illallah”. Saya? hanya terdiam.

 

5. Bayi dengan tangan super

Kabar dari tetua di kampung ayah saya, bahwa saya mewarisi “tangan ajaib” kakek. Para tetua berkata kepada ayah saya “hati-hati dengan tangan dilla, ada isinya” sampai sekarang saya gak ngerti apa maksudnya. Yang jelas, berdasarkan catatan record memori orang tua saya, saat saya berusia sekitar 3 tahun, saya memecahkan ember plastik. Yup dengan tangan mungil itu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s