Selalu menggoyangkan kaki sebelum tidur? jangan-jangan kamu mengidap RLS

Minggu lalu  saya amat sangat terganggu dengan diri saya, karena saya gak bisa tidur kalau gak goyangin kaki. Hal ini amat sangat menganggu kondisi saya yang sedang penuh dengan deadline. Di sisi lain, pada siang harinya saya meminum sejumlah kafein dalam jumlah masif. Begini detailnya :

Bangun tidur minum 2 gelas teh hitam.

kurang dalam waktu 2 jam saya minum teh hijau dan kopi susu.

efeknya, tengah hari badan saya rasanya melayang. Saya gak bisa fokus, dan saat itu saya menyadari sesuatu sedang terjadi pada tubuh saya. Lalu malamnya saya tidak bisa tidur, kaki saya gak bisa diam. Hingga dini hari akhirnya saya baru bisa terlelap. Dua hari hal itu terjadi, hingga hari ketiga saya mulai melakukan eksplorasi tentang “what’s going on with me?”

Masalah menggoyankan kaki memang juga sudah jadi kebiasaan saya dan ayah saya. Tapi apa jadinya bila hal ini malah menganggu tidur. Ibarat gak bisa tidur kalau gak goyang, hingga.. akhirnya.. saya menemukan sesuatu…

IMG_2660
bagaimana kalau siang hari gak bisa diam, malam ga bisa tidur? lokasi : Desa Minamata, Jepang

Saya yakin, beberapa diantara kamu juga ada yang gak bisa tidur tanpa menggoyangkan kaki. Kadang kamu jadi kesel sendiri, padahal lagi lelah-lelahnya namun rasanya kok kaki gak mau berhenti bergerak. Nah jangan-jangan kamu mengidap RLS alias Restless Leg syndrome.
Apa itu RLS?
Restless leg syndrome adalah suatu gangguan syaraf yang menyebabkan dorongan untuk menggerakkan kaki (sering terjadi ketika sedang istirhat/ akan tidur). Karena biasanya menyebabkan kita ga bisa tidur, maka ini juga termasuk dengan gangguan tidur (sleep disorder).

Apa penyebabnya?
Hmm, penyebab RLS seperti penyakit pada umumnya masih belum jelas dan belum dapat dipastikan. Namun kemungkinan ada permainan gen di sini. Biasanya pengidap RLS juga punya anggota keluarga yang mengidap RLS.

Apa aja gejalanya?

Menurut International Restless Legs Syndrome Study Group [2], terdapat lima kriteria yang harus terpenuhi sebelum didiagnosis RLS, diantaranya adalah :

Quote:

Siapa yang biasanya kenal RLS?
Dari web med [1], di amerika sendiri ada 10 persen yang mengidap ini, entahlah kalau di Indonesia. Apakah kita sudah mengambil data statistik untuk “penyakit receh ini?” gak tauuu. Biasanya yang mengidap RLS adalah perempuan.

Efek dari RLS apa?
Efek yang terjadi selain gangguan tidur, agan bisa jadi gak konsentrasi, moodyan karena kurang istirahat dan lainnya.

cara nyembuhinnya gimana?
pertama ya ke dokter gan, belum tentu self diagnosis yang agan lakukan dari hasil internet bener, kalau pun bener, ya emang kamu ga mau mastiin ke dokter? kalau gak mau sih juga gapapa. Karena ada dua pendekatan dalam penyembuhannya. pertama dengan penyembuhan non medis. yang kedua dengan medis.

Post ini juga di publish di kaskus dan jadi HT

Terus gimana dil, akhirnya kamu ke dokter? bisa tidur?

ya saya ngelakuin hal non medis, yaitu ngurangin minum kafein, berusaha gak gerakin kaki, plus mandi air anget 30 menit sebelum tidur.

Sekian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s