Diplomasi Jepang

Dunia pariwisata dan politik menjadi ramai ketika diumumkan bahwa passport Jepang menjadi passport terkuat di dunia.  Mendengar kabar ini, saya menjadi bertanya-tanya, bagaimana cara Jepang melakukan diplomasi ke 189 negara hingga mendapatkan keistimewaan bebas visa ataupun visa saat ketibaan (visa on arrival) ke negara-negara tersebut. Dulu saya malah sempat heran, ngapain anak-anak sosial politik kuliah di Jepang. Karena layaknya cara pikir orang awam pada umumnya, negara ini bukannya kampungnya Teknologi? Namun tampaknya cara pikir ini harus digeser.

Sambil menghabiskan menu buka puasa di Stasiun Hakata yang berupa tempura dan mentaiko, saya akses berita mengenai diplomasi ala Jepang ini. Di Amerika, diplomasi Panda adalah diplomasi yang diistilahkan untuk negara Tiongkok. Sedangkan untuk Jepang sendiri, diplomasi bunga dijadikan sebagai istilah yang acap digunakan. Bagaimana tidak, bibit bunga sakura yang diberikan kisaran tahun 1912 oleh Jepang pada Amerika tidak pernah sekalipun dicabut atapun ditebang (setelah bibit itu tumbuh dan berkembang). Bahkan bila kondisi para warga Amerika yang anti Jepang meningkat. bunga “diplomasi” itu tidak pernah di sentuh.

Jadi sebenarnya apa yang telah dilakukan oleh Jepang? Bahasan ini juga saya angkat di forum kaskus.  Jadi di blog ini, gak akan saya buat secara detail lagi. Namun ada point penting yang harus kita amati.

Jepang mempunyai cetak biru basic diplomasi yang diterbitkan sejak tahun 1973.

poin-poinnya adalah sebagai berikut :

1. Mengimplementasi hubungan diplomasi multilateral melalui dialog dan kerjasama
2. Berkontribusi dalam menciptakan orde baru ekonomi internasional
3. Melakukan kerjasama positif dengan negara-negara berkembang
4. Memahami pentingnya diplomasi melalui budaya.

Mungkin beberapa faktor ini yang menyebabkan berbagai negara hendak melakukan hubungan diplomasi dengan Jepang :

  1. Orang Jepang suka Jajan. (karena penghasilan mereka yang besar, maka mereka gak segan-segan dan gak nanggung-nanggung ketika belanja di negara yang dikunjungi, sehingga memberi keuntungan besar buat negara yang dikunjungi tersebut.
  2. Kuatnya kekuatan hukum Jepang
  3. Jepang acap menjadi donatur untuk berbagai negara.

 

sketch-1527250574635-01149665448.jpeg
Dari segi Visa, negara Jepang juga mempunyai design yang cantik dibandingkan visa negara Eropa dan Amerika.

Ya ngebahas Jepang. ada perlunya ngebahas Indonesia juga. Kebalikan dengan Jepang, yang Kenapa passpor Indonesia kekuatannya lemah? 

Kemungkinan alasannya adalah karena hal berikut ini :

  1. Maraknya isu terorisme
  2. Turis dari Indonesia biasanya tidak menghabiskan uang yang besar saat melancong ke suatu negara (jajannya lebih kurang daripada orang-orang dari negara singapura)
  3.  Penerapan hukum yang lemah sehingga adaknya praktek penyalahgunaan passpor
  4. Maraknya isu pendatang “gelap”

Dan apakah Indonesia mempunyai cetak biru mengenai bentuk dan issue diplomasi yang di anut???

Screenshot 2018-05-25 at 10.49.25 PM.png

Jadi apa yang baiknya dilakukan pemerintah kita agar posisi kita semakin meningkat dan baik dimata dunia diplomasi? ya ayo pindah ke lapak kaskus untuk bahas ini.

Referensi :

[1] http://www.thejakartapost.com/travel/2018/05/23/japan-passport-overtakes-singapores-as-worlds-most-powerful-in-latest-henley-index.html

[2] http://www.thejakartapost.com/travel/2018/03/01/singapore-japan-now-ranked-worlds-most-powerful-passports-in-global-index.html

[3] http://www.thejakartapost.com/travel/2017/10/27/indonesian-passport-among-worlds-weakest-expert-weighs-in-on-why.html

[4] https://www.henleypassportindex.com/passport

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s