catatan PhD #32 Natsuyasumi

Bulan agustus, selain musimnya sidang, juga musimnya liburan musim panas. Bagi gw bulan agustus cukup istimewa karena selain nyokap ulang tahun bulan ini, Indonesia juga ulang tahun di bulan agustus. Jadilah biasanya di bulan agustus gw punya perjalanan yang dimanfaatkan untuk mengenang kemerdekaan Indonesia.

Namun kali ini karena gw “being apart” dari komunitas Indonesia dan lebih sering main sama anak-anak lokal, jadilah liburan musim panas ini gw habiskan bersama mereka.

gw :lu tau gak hari ini adalah hari kemerdekaan Indonesia?

temen: iya? dari negara apa?

gw : dari nenek moyang lu sama belanda

temen : wah maaf yaa

Ya begitulah, yang namanya perang selalu membawa sebuah paradoks. Bagi yang merdeka merasa menang, bagi yang dipukul mundur berasa kalah. Jadilah saya makhluk dari negara merdeka yang numpang mencari pengalaman hidup di negeri eks penjajah.

Yaudah mulai aja ya cerita tentang Natsu Yasumi (liburan musim panas (yang mungkin jadi liburan musim panas terakhir gw di Jepang).

Nonton pertunjukan kembang api

Setiap bulan agustus, selalu ada pertunjukan kembang api di Jepang. Salah satu yang terbesar di pulau Kyushu adalah kembang api yang diadakan di Ohori Park pada tanggal 1 Agustus. Kembang api ini diadakan untuk mengenang para korban di perang ke dunia ke dua (dan ga banyak masyarakat yang tau tentang ini. Kenapa di Jepang selalu ada kembang api di musim panas? ya untuk tolak bala sih. gitu katanya.

Kembang api yang diadakan di Ohori park biasanya dilakukan dari jam 8 malam sampai jam 9:30 malam. Kalau mau ke sana jangan pakai pakaian yang ribet. Karena bakal ada ribuan atau jutaan manusia yang datang dan menutupi setiap sudut jalan Fukuoka. Asli. Ga usah pake yukata, ribet.

Hanabi di Ohori Park (Ohori Koen) setiap 1 Agustus

Jalan ke provinsi sebelah (Takachiho Gorge dan Aso)

Kalian tau Amaterasu? dewi Matahari. Dari cerita legenda, Amaterasu pernah ngambek dan bersembunyi di suatu tempat. Nah dimanakah tempat itu? tempat persembunyiannya adalah di Takachiho, Miyazaki. Kalau kalian pengen ke sini, usahakan sewa mobil atau punya mobil. Karena akses transportasi di kota – kota selain Fukuoka (untuk di pulau Kyushu) gak senyaman di Fukuoka city.

Miyazaki, Takachiho gorge

Di Takachiho kamu bisa bersampan ria, Dan harga satu sampan sekitar 1000an yen.  Saya dan teman teman gak menaiki sampan nya karena harus ngantri sejam. Ya daripada ngantri sejam, pergilah kami ke prefektur sebelah. Yaitu Kumamoto.

Lokasi tempat Amaterasu menyembunyikan diri

Kumamoto adalah prefektur yang terletak di sebelah selatannya Fukuoka. Sempat terkenal di dunia selain karena figure Kumamon juga karena gempa besar yang melanda pada tahun 2016. Pegunungan di Kumamoto sangat indah, dan salah satu yang terkenal adalah Aso. Di gunung aso ini ada es cream yang enak. Kalau kalian ke sana jangan lupa cicip es krimnya.

Kalau kalian mahasiswa Kyushu University, biasanya akhir tahun dari fakultas engineering ada acara jalan-jalan khusus mahasiswa internasional untuk menikmati kumamoto dan pegunungannya, dan kalian hanya diwajibkan bayar 500 yen (sudah termasuk makan)

Es krim di Pegunungan Aso yang selalu ngangenin

snorkeling, Main di laut

Achievement baru di tahun 2018. Setelah menyiapkan baju renang dari awal datang ke Jepang, (2013). Untuk pertama kalinya akhirnya baju itu bermanfaat. Untuk pertama kalinya pula saya melakukan snorkeling. Gampang? awal awalnya susah. Nyaris tenggelam beberapa kali. Karena ini pertama kalinya juga saya berenang di laut seumur hidup. Jadilah saya terlihat bego di depan sahabat-sahabat saya tersebut.

alat snorkeling lengkap dengan harga sekitar 350,00 0 (mask, snorkeling, fin)

Yang bikin susah menggunakan alat snorkeling adalah saya suka lupa kalau mask itu benar benar menutup hidung kita. Jadi ketika saya hampir tenggelam, mulut saya kemasukan air, dan hidung saya ga bisa bernafas, jadilah saya kelelep. Buat saya berhenti? ya tentu gak. What doesn’t kill you make you stronger. Anyway laut jepang (Keya No Oto) rasanya asin dan pahit.. why? lumayan banyak sampah hari itu 😀

Snorkeling team

 

Yah segitu dulu cerita natsu yasumi. Saran saya buat teman-teman yang akan melanjutkan kuliah ke Jepang. Pereratlah pertemanan dengan teman-teman satu bidang kalian. Bukan cuma mempererat tali pertemanan dengan rekan satu negara. Karena pada ujungnya rekan -rekan satu bidang kalian inilah yang akan jadi rekan atau relasi kerja kalian dimasa depan. Masa sih udah jauh jauh keluar negeri, mainnya sama orang -orang satu daerah lagi? kapan kalian belajar mindset negara lain kalau gitu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s