Pandangan gw tentang studi di luar negeri

Halo, ya akhirnya masa isolas tahap 1 kelar. Saatnya masuk ke tahap isolasi ke dua. Ga tau rasanya gw cuma mau komen dengan maraknya dengan “sharing kehidupan diluar negeri”, kalau ujung-ujungnya gimana caranya dapat beasiswa, entah kenapa rasanya gak greget aja.  Dan kayanya kok banyaknya orang lebih memperhatikan perihal siapa yang bayarin seseorang kuliah daripada gimana prosesnya untuk mendapatkan suatu gelar.

Padahal ya, tahap yang lebih sulit daripada mendapatkan beasiswa itu ya adalah bagaimana cara untuk bertahan dan selesai kuliah.

Gw gak setuju bila seseorang dikatakan sukses belajar ke luar negeri ketika mereka mendapatkan beasiswa tertentu, dan udah berani menceritakan “kisah sukses” nya padahal masih dalam status mahasiswa. Hakikat sukses belajar keluar negeri kalau menurut gw ya ketika lu berhasil menuntaskan apa yang lu mulai. Kalau baru setahun-dua tahun di luar negeri terus udah merasa sukses karena belajar diluar negeri, kok gw malah ngeresa jadi kaya ajang pamer. Pamer bahwa “gw udah belajar diluar negeri”. Ya mgkin cuma perasaan gw. mgkin ya.. mgkin.

 

Kenapa sih yang diperbanyak bukan bagaimana cara meneliti suatu hal, daripada seminar bagaimana cara mendapatkan beasiswa? Padahal ilmu pengetahuan itu nilainya mahal lo. Mahal sekali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s